dampak positif dan negatif musim hujan
PembuatanBatubata di Sampit Terhenti Dampak Musim Hujan dan Banjir from www.youtube.com. Kondisi itu memiliki dampak, baik dampak positif maupun negatif bagi kehidupan di indonesia. Dampak paling utama yaitu meningkatkan risiko. Pada belahan bumi bagian utara dan selatan memiliki empat musim yang berganti di setiap tahunnya yaitu musim
Penyebabdan Gejala Gangguan Mental OCD Rizky I. Widyasari 6 bulan yang lalu Lingkaran - Obsessive Compulsive Disorder atau yang sering disebut dengan OCD merupakan gangguan mental yang dapat menyebabkan penderitanya merasa harus melakukan suatu tindakan secara berulang, jika tidak dilakukan maka penderita OCD akan merasakan kecemasan dan
Namun di lain sisi terdapat juga dampak negatif musim kemarau, yaitu sumur tidak lagi mempunyai persediaan air bersih karena jumlahnya menurun, kondisi air pertanian yang mongering bisa menyebabkan gagal panen. Selain itu, terdapat dampak negatif juga bagi kesehatan, diantaranya yaitu alergi gatal akibat cuaca panas, dehidrasi, peningkatan
Apadampak positif dan negatif dari musim panas? B. Indonesia, 15.04.2015 10:05, Nadyaparaa. Apa dampak positif dan negatif dari musim panas? Jawaban: 2 Iklim muson tropis sangat menguntungkan bagi aktivitas pertanian,curah hujan yang tinggi sehingga tanah menjadi subur ,penyinaran matahari sepanjang tahun sehingga tanaman dapat tumbuh
Dampaknegatif yang ditimbulkan dari curah hujan tinggi atau curah hujan ekstrim bagi tanaman dan bidang pertanian yaitu, (1) otensi kerusakan tanaman akibat terendam banjir karena curah hujan tinggi. Tanaman yang terendam banjir akan rusak karena akan mengurangi suplai oksigen dan karbondioksida sehingga mengganggu proses fotosintesis dan
Site De Rencontre Sans Frais D Abonnement. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Hujan mulai menguyur sentra pertanian di seluruh melindungi petai dari ancaman kerusakan tanaman,pemerintah menganjurkan petani ikut asuransi usaha tani padi AUTP.Perubahan iklim yang kian sulit ditebak menjad itantangan dalam usaha tani. Apalagi usaha tani merupakan kegiatan yang tergantung pada fenomena alam, makan dilakukan tindakan yang cermat dalam menghadapi fenomena alam musim musim kemarau petani juga harus dapat mengantisipasi agar tidak terjadi kekeringan. Begitu juga pada musim juga bisa mengancam. Fenomena alam tersebut bisa dihadapi dengan sarana prasarana yaitu penggunaan benih yang sesuai, pemberian pupuk yang cukup dan tepat waktu, pengunaan pestisida dng bijak dan pengairan merupahan hal yang harus diperhatikan. Ketika hal tersebut sudah dipenuhi, kegiatan tani dapat berjalan lancar,mampuh menghasilkan produksi yang baik. Terkadang , masih sering terjadi gagal panen yang di akibatkan oleh fenomena iklim , sehinga membuat petai hilang petani tetap semangat, pemerintah membuat progam perlindungan kepada petani yakni asuransi pertnia. Bahkan untuk memberi kemudahan ,pemerintah memberikan subsidi preminya hampir 80%.Asuransi pertanian merupakan bentuk upaya pemerintah untuk melindungi petani dari kerugian agibat benjana alam ,perubahan iklim dan jenis resiko lainya yang ditetapkan. Asuransi sanggat membantu petani pabila terjadi kegagalan panen, jadi dengan adanya arsuransi pertanian tentu akan mengembalikan semangat ini dikenal dengan AUTP yang dibangun oleh kementrian samapi saat ini tidak menemui banyak kendala, tpi asuransi ini juga belum banyak yang tahu terutama petani yang tidak mengenal sosial media jadi harus diadakanya sosialisasi untuk petani. Jenis asuransi ini sangat menguntungkan untuk petani yang telah mengikuti asuransi petani bisa melakukan atau mendaftar klaim apabila lahan padi terkena banjir,kekeringan dan diserang OPT seperti wereng dll. AUTP ke depan mampuh mengatasi resiko petani untuk melakukan usaha, sehingga mereka bis berdaya saing yang lebih baik lagi. Untuk syarat utama adalah petani sengan sukarela mau menjadi peserta AUTP. Dengan mendaji peserta AUTP akan mendapat jaminan perlindungan pertanian. Lihat Nature Selengkapnya
Bumi baca kerak Bumi merupakan planet yang ada di tata surya yang sangat luar biasa. Dikatakan sebagai planet yang luar biasa karena Bumi merupakan planet yang bergejolak. Sama halnya dengan ciri- ciri planet lainnya, Bumi juga terdiri dari unsur- unsur yang menyusun di dalamnya. Unsur- unsur yang ada di dalam Bumi saling berkaitan antara satu dengan yang lainnya. Terkadang karena keterkaitan masing- masing unsur ini maka menjadikan Bumi mengalami peristiwa tertentu. Hal ini karena masing- masing unsur bisa mengalami perubahan bentuk tertentu hingga memunculkan peristiwa baca fenomena alam menakjubkan di dunia tertentu mengenai berbagai macam peristiwa di Bumi, maka akan ada banyak sekali peristiwa yang bisa kita bicarakan. Peristiwa- peristiwa alam yang terjadi di Bumi ada berbagai macam bentuk. Peristiwa- peristiwa alam yang ada di Bumi misalnya, hujan, petir, angin topan, munculnya pelangi baca proses terjadinya pelangi, munculnya aurora baca proses terjadinya aurora, hingga pemanasan global, dan masih banyak lagi. Dari berbagai macam peristiwa di Bumi, ada satu peristiwa yang seringkali kita alami. Peristiwa yang dimaksud adalah Terjadinya HujanHujan merupakan salah satu peristiwa di Bumi yang paling sering kita jumpai. Ya, di Indonesia sendiri bahkan hanya terdapat dua musim saja baca pembagian musim di Indonesia, yakni musim kemarau dan juga musim penghujan. Musim kemarau merupakan musim yang panas dan terik, dimana hujan jarang sekali turun. Sementara musim penghujan merupakan musim justru berkebalikan dari musim kemarau. Musim penghujan merupakan suatu musim dimana hujan seringkali turun dengan intensitas yang tinggi. Sehingga ketika musim penghujan tiba, kita akan sering mendengar berita banjir terjadi dimana- mana. Hujan merupakan peristiwa turunnya butiran- butiran air yang berasal dari awan yang mana terbentuk atas peristiwa penguapan air ketika duduk di bangku Sekolah Dasar SD, kita sudah belajar mengenai hujan dan juga proses terjadinya hujan tersebut. Mengenai terjadinya hujan sendiri melalui beberapa proses yang sedikit panjang. Namun panjang atau tidaknya proses ini tergantung pada kondisi dan juga tempat terjadinya hujan tersebut. Setidaknya setiap jenis hujan mempunyai sebab yang berbeda- beda. Pada dasarnya hujan ini terbentuk karena beberapa tahapan atau proses. Proses terjadinya hujan adalah sebagai berikutPemanasanProses terjadinya hujan pertama kali diawali dengan adanya pemanasan yang disebabkan karena sinar matahari yang terik. Sinar matahari yang terik akan menyebabkan berbagai sumber air baca proses terjadinya mata air di Bumi mengalami pemanasan. Pemanasan yang disebabkan oleh matahari ini sifatnya alami sehingga hanya pemanasan inilah yang mampu menjadikan terjadinya hujan. Dan di daerah tropis, yakni di daerah yang dilalui garis ekuator maka akan mengalami pemanasan yang lebih banyak daripada di daerah yang tidak dilalui oleh garis mengalami pemanasan, selanjutnya adalah proses penguapan. Ketika kita duduk di bangku Sekolah Dasar kita juga telah mempelajari berbagai macam perubahan bentuk benda. Salah satu yang kita pelajari adalah apabila benda cair dipanaskan maka akan terjadi penguapan, yakni benda cair tersebut akan berubah bentuk menjadi uap. Ketika mengalami pemanasan, sumber air yang ada di Bumi yang juga berbentuk cair akan mengalami penguapan. Ketika sumber- sumber air ini mengalami penguapan maka air- air tersebut akan berubah menjadi uap air yang berbentuk titik- titik air. Kemudian titik- titik air tersebut akan bergerak naik ke atas karena terbawa oleh angin baca jenis jenis angin dan juga akibat tekanan udara yang ada di sekitar daerah penguapan awanSetelah uap air yang terbentuk akan naik ke atas maka lama- kelamaan akan terbentuk awan baca proses terjadinya awan. Awan- awan yang terbentuk merupakan awan yang terdiri atas uap- uap air akibat penguapan yang disebabkan panas matahari. Awan- awan tersebut lama- kelamaan akan membesar dan terakumulasi. Awan- awan tersebut akan tertiup angin karena semakin tinggi angin akan semakin besar. Awan yang tertiup angin ini lama- kelamaan akan terkumpul dan berada di suatu daerah dan ketinggian hujanSetelah awan- awan terakumulasi dan terkumpul menjadi gumpalan yang cukup besar. Maka karena tekanan udara tertentu yang ada di sekitar daerah tersebut, awan yang terdiri atas uap air tersebut akan mengalami kejenuhan. Kemudian akibat kejenuhan awan ini maka air yang terkandung di dalam awan pun lama kelamaan akan terjatuh dan menjadi titik- titik hujan. Hal inilah yang kemudian terbentuk menjadi hujan. Lebat atau tidaknya hujan tergantung pada intensitas air yang terkandung di dalam awan dan terkadang juga karena kondisi yang ada di sekitarnya, misalnya angin dan lain beberapa tahapan proses terjadinya hujan. Sehingga jika negara Indonesia hanya mempunyai musim penghujan dan juga musim kemarau, itu karena Indonesia terdapat di sekitar garis khatulistiwa dan memiliki iklim tropis yang panas. Panas matahari yang diterima oleh negara Indonesia lebih banyak daripada negara- negara lain yang tidak memiliki iklim tropis baca iklim di Indonesia. Oleh karena panas matahari yang diterima oleh Indonesia ini lebih banyak, maka Indonesia mudah sekali terjadi hujan. Namun ada pula hal yang mempengaruhi terjadinya hujan di Indonesia adalah karena terjadinya angin muson barat dan juga terjadinya angin muson timur. Angin muson ini merupakan cikal bakal terjadinya musim kemarau dan musim penghujan di adalah satu peristiwa yang kerap kali kita rasakan dalam kehidupan sehari- hari. Tuhan menciptakan proses yang yang sedemikian rupa bukan tanpa alasan. Seperti halnya hujan. Dibalik terjadinya hujan manusia akan mendapatkan banyak sekali manfaat. Manfaat- manfaat hujan ini akan dirasakan manusia dan juga makhluk hidup lainnya. Bahkan tidak hanya makhluk hidup saja, namun hujan juga akan memberikan manfaat bagi Bumi yang kita tempati banyak sekali manfaat hujan baik yang kita sadari maupun tidak kita sadari. Adapun beberapa manfaat dari hujan antara lain sebagai berikutMenyuburkan tanamanManfaat dari hujan yang pertama adalah menyuburakan tanaman. Ini adalah hal yang pasti karena tumbuh- tumbuhan sangat membutuhkan air untuk tumbuh dan berkembang. Karena air akan berperan sebagai air minum bagi tumbuh- tumbuhan. Air yang cukup diterima oleh tumbuhan akan menyebabkan tumbuhan tersebut tumbuh subur dan juga mudah berkembang. Oleh karena itulah kita seringkali melihat bahwa ketika musim penghujan tiba maka kita melihat tumbuh- tumbuhan akan lebih subur dibandingkan ketika musim kemarau tiba. Oleh karena itulah kita juga bisa melihat bahwa ketika musim penghujan tiba maka lingkungan di sekitar kita menjadi lebih hijau dan juga lebih air minumHujan juga bisa bermanfaat sebagai salah satu penyedia air minum. Meskipun kita telah mengetahui bahwasannya air minum biasanya diambil dari sumber air yang ada di dalam tanah atau dari daerah pegunungan, namun ternyata air minum juga bisa disediakan dari air hujan. Namun air hujan yang akan dijadikan air minum ini perlu diolah terlebih dahulu agar bersih dan juga terhindar dari berbagai macam penyakit. Selain itu kadar asam yang terkandung di dalam air hujan juga perlu diturunkan supaya bisa dikonsumsi dengan aman oleh perut manusia. Dengan mengolah air hujan menjadi air minum kita dapat menghemat pemakaian air tanah baca ciri-ciri air tanah yang baik. Sehingga persediaan air tanah akan cukup digunakan untuk waktu yang lebih sumber perekonomian sebagian masyarakatAir hujan juga dapat digunakan sebagai sumber penghasilan bagi sebagian masyarakat. Ada beberapa profesi yang dapat dilakukan dengan memanfaatkan turunnya hujan. Beberapa profesi tersebut antara lain ojek payung, taksi, ataupun bagi orang- orang yang menjual beberapa perlengkapan hujan. Dengan demikian orang- orang ini akan mendapatkan penghasilan lebih ketika musim hujan datang. Selain profesi- profesi yang telah disebutkan di atas, ada pula beberapa penjual makanan yang laris apabila berjualan di musim penghujan. Misalnya adalah penjual makanan- makanan serba hangat. Penjual makanan hangat akan lebih banyak mendapatkan penghasilan ketika musim hujan tiba. Karena biasanya orang- orang akan mencari makanan yang serba hangat ketika hujan sedang keberhasilan dalam bercocok tanamManfaat hujan yang lainnya adalah mendukung keberhasilan bercocok tanam. Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa pertumbuhan dan kesuburan tanaman sangat bergantung kepada air. Dan hujan pun menurunkan air yang akan membuat tanaman- tanaman tersebut menjadi subur. Oleh karena itulah hujan juga akan menyuburkan tanaman- tanaman termasuk juga tanaman yang ditanam oleh para petani. Sebagian besar masyarakat di Indonesia mempunyai profesi sebagai petani, dengan demikian hujan akan sangat menguntungkan petani. Petani tidak perlu repot- repot membeli air untuk menyirami tanaman karena sudah ada hujan yang tenaga listrikHujan juga dapat bermanfaat sebagai sumber tenaga listrik. Kekuatan hujan terkadang dapat menimbulkan kekuatan untuk dapat memunculkan energi listrik. Terkadang pula hujan yang turun menyebabkan terjadinya petir. Petir merupakan listrik alam. Ada alat yang bisa digunakan untuk menangkap kekuatan daro petir dan menyimpannya sebagai sumber listrik. Apabila listrik alam kita kumpulkan maka kita bisa sedikit menghemat pembuatan listrik yang dibuat dari bahan bakar fosil baca kelebihan dan kekurangan bahan bakar fosil yang gterkadang dapat membahayakan bagi air tanahManfaat hujan yang selanjutnya adalah bisa menghemat kita dalam penggunaan air ntanha. Kita semua tahu banyak sekali fungsi yang diperoleh dari air hujan. Oleh karena air hujan ini sangat bermanfaat dalam berbagai bidang, maka kita akan dapat menghemat penggunaan air tanah. Kita bisa menggunakan air hujan untuk menyirami tanaman dan tidak menggunakan air tanah. Kemudian kita bisa mengolah air minum dari air hujan dan menghemat penggunaan air tanah. Selain itu kita juga bisa memanfaatkan air hujan untuk hal- hal lainnya yang bisa dimanfaatkan oleh air kelangsungan hidup manusiaKeberadaan air sangat penting manusia. Air ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai hal. Demikian pula hujan. Oleh karena itulah seringkali orang menyebutkan bahwa hujan yang turun merupakan suatu berkah dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Dan itu memanglah benar. Salah satu berkah yang dapat dirasakan oleh manusia bahwa keberadaan hujan ini adalah untuk menjaga kelangsungan hidup kualitas udaraSalah satu fungsi yang sangat penting dari adanya hujan adalah memperbaiki kualitas udara di sekitar kita. Udara yang berada di sekitar kita sudah banyak sekali tercemar polusi udara. Polusi udara ini bersalah dari bermacam- macam hal, seperti asap kendaraan bermotor, asap pabrik, dan penggunaan beberapa macam peralatan elektronik yang menimbulkan zat- zat tertentu. Dengan adanya hujan maka keadaan udara yang tercemar tadi akan ternetralisir. Seperti halnya ketika udara di sekitar kita tercemar oleh banyak sekali debu, maka ketika menyiram dengan air maka debu- debu tersebut akan hilang dan kembali beberapa manfaat dari adanya hujan yang turun. Selain manfaat- manfaat yang telah disebutkan di atas, masih banyak sekali manfaat yang dapat kita rasakan baik yang kita sadari maupun tidak kita sadari.
- Angin muson merupakan angin yang bertiup setiap 6 bulan sekali dan selalu berganti arah. Berikut adalah dampak positif dan negatif angim muson barat bagi muson terbentuk karena dipengaruhi oleh perubahan letak terbit matahari dan intensitas cahaya matahari pada wilayah tersebut. Di Indonesia terdapat dua jenis angin muson, yaitu angin muson barat dan angin muson timur. Angin muson barat bertiup pada bulan Oktober sampai April, sementara angin muson timur bertiup dari mulai bulan April hingga Oktober. Menurut Repositori UNY, angin muson barat bertiup ketika kedudukan semua matahari berada di belahan bumi bagian selatan yang menyebabkan penyinaran matahari di benua Australia lebih tinggi dibanding penyinaran matahari di benua Asia. Hal tersebut mengakibatkan tekanan udara di benua Australia mencapai tahap minimum sementara tekanan udara di benua Asia mencapai batas minimum yang menyebabkan angin bertiup dari arah Asia ke Australia atau dari utara ke selatan Indonesia. Angin ini bertiup melalui Samudera Hindia dan Laut Cina Selatan yang kemudian menyebabkan angin muson barat membawa uap air yang banyak dan menjadi salah satu penyebab musim penghujan di juga Angin Puting Beliung Landa Satu Desa di Sigi, 7 Rumah Rusak BMKG Waspadai Potensi Angin Kencang & Karhutla di NTT Dampak Positif dan Negatif Angin Muson Barat Angin muson barat yang dikenal sebagai pembawa musim hujan di Indonesia tentu sangat berdampak bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat di Indonesia. Dilansir dari laman Pusat Krisis Kemkes dan laman Sumber Belajar Kemdikbud, berikut adalah dampak positif dan negatif angin muson barat terhadap lingkungan di Indonesia. Dampak Positif 1. Membantu PertanianSebagai negara agraris yang bergerak di bidang pertanian, curah hujan yang dibawa oleh angin muson barat sangat bermanfaat untuk membantu petani memulai mengolah lahan pertanian. Hujan yang turun juga akan menyebabkan tanah menjadi subur. 2. Membantu IrigasiCurah hujan tinggi juga bisa menjadi sumber air bagi sistem irigasi untuk mengairi sawah. 3. Mengurangi Polusi UdaraKetika hujan turun akibat angin muson barat, polusi dan debu yang berada di udara akan larut dan hanyut bersama air hujan dan menyebabkan udara menjadi lebih sejuk. 4. Mengurangi Risiko Kebakaran HutanMusim hujan yang dibawa oleh angin muson barat juga dapat mencegah terjadinya kebakaran hutan yang disebabkan oleh keringnya tumbuh-tumbuhan di sana. Dampak Negatif1. Penyebab BanjirCurah hujan yang terlalu tinggi jika tidak dibarengi oleh sistem saluran air yang memadai akan rentan menjadi penyebab banjir. 2. Masalah KesehatanBanjir dan hujan yang tinggi juga akan menimbulkan banyak masalah kesehatan seperti flu, diare, hingga demam berdarah karena banyaknya nyamuk-nyamuk yang keluar dari sarangnya 3. Penyebab Tanah LongsorIntensitas hujan yang tinggi terutama pada daerah lereng dan perbukitan akan menyebabkan tanah menjadi longsor, terutama apabila kondisi hutan telah gundul dan bannyaknya alih fungsi lahan. 4. Produktivitas Pertanian MenurunMeskipun curah hujan dapat membantu petani dalam mengolah tanah pertaniannya, jika intensitas hujan terlalu tinggi maka akan timbul berbagai masalah seperti sungai meluap, tanah persaawahan tergenang, ancaman gagal panen dan sulitnya menjemur hasil juga Waspada Dampak Siklon Tropis 94S Hujan Lebat-Gelombang Tinggi 7 Hewan yang Perlu Diwaspadai di Musim Hujan Cara Menghadapinya - Pendidikan Kontributor Muhammad Iqbal IskandarPenulis Muhammad Iqbal IskandarEditor Yulaika Ramadhani
Pengertian Hujan adalah endapan air di udara yang jatuh dipermukaan bumi. hujan memiliki macam-macam atau jenis-jenis hujan berdasarkan dalam proses terjadinya hujan selalu diawali dengan terbentuknya awan, yaitu perubahan uap air di udara menjadi butir-butir air atau es karena proses kondensasi atau pengembunan. Namun, tidak semua awan mendatangkan hujan meskipun mengandung cukup air. Butir-butir air yang membentuk awan memiliki diameter antara 0,014 mm-0,035 mm, sangat kecil dan ringan sehingga melayang-layang di udara. Berdasarkan teori benturan, butir-butir air di dalam awan berbenturan satu sama lain sehingga menyebabkan butiran-butiran tersebut bersatu bertambah besar dan dapat mencapai diameter 0,5 mm, dan karena gaya beratnya jatuh ke bumi sebagai hujan. Berdasarkan proses terjadinya, jenis hujan terdiri dari hujan orografis, hujan konveksi, hujan frontal, dan hujan buatan. Hujan adalah jatuhnya hydrometeor yang berupa partikel-partikel air dengan diameter mm atau lebih. Jika jatuhnya sampai ketanah maka disebut hujan, akan tetapi apabila jatuhannya tidak dapat mencapai tanah karena menguap lagi maka jatuhan tersebut disebut Virga. Hujan juga dapat didefinisikan dengan uap yang mengkondensasi dan jatuh ketanah dalam rangkaian proses hidrologi. Hujan merupakan salah satu bentuk presipitasi uap air yang berasal dari awan yang terdapat di atmosfer. Bentuk presipitasi lainnya adalah salju dan es. Untuk dapat terjadinya hujan diperlukan titik-titik kondensasi, amoniak, debu dan asam belerang. Titik-titik kondensasi ini mempunyai sifat dapat mengambil uap air dari udara. Satuan curah hujan selalu dinyatakan dalam satuan millimeter atau inchi namun untuk di Indonesia satuan curah hujan yang digunakan adalah dalam satuan millimeter mm. Curah hujan merupakan ketinggian air hujan yang terkumpul dalam tempat yang datar, tidak menguap, tidak meresap, dan tidak mengalir. Curah hujan 1 satu milimeter artinya dalam luasan satu meter persegi pada tempat yang datar tertampung air setinggi satu milimeter atau tertampung air sebanyak satu liter. Intensitas hujan adalah banyaknya curah hujan persatuan jangka waktu tertentu. Apabila dikatakan intensitasnya besar berarti hujan lebat dan kondisi ini sangat berbahaya karena berdampak dapat menimbulkan banjir, longsor dan efek negatif terhadap tanaman. Hujan merupakan unsur fisik lingkungan yang paling beragam baik menurut waktu maupun tempat dan hujan juga merupakan faktor penentu serta faktor pembatas bagi kegiatan pertanian secara umum. Oleh karena itu klasifikasi iklim untuk wilayah Indonesia Asia Tenggara umumnya seluruhnya dikembangkan dengan menggunakan curah hujan sebagai kriteria utama Lakitan, 2002. Bayong 2004 mengungkapkan bahwa dengan adanya hubungan sistematik antara unsur iklim dengan pola tanam dunia telah melahirkan pemahaman baru tentang klasifikasi iklim, dimana dengan adanya korelasi antara tanaman dan unsur suhu atau presipitasi menyebabkan indeks suhu atau presipitasi dipakai sebagai kriteria dalam pengklasifikasian iklim. Musim hujan atau musim basah adalah musim dengan ciri meningkatnya curah hujan di suatu wilayah dibandingkan biasanya dalam jangka waktu tertentu secara tetap. Musim hujan hanya dikenal di wilayah dengan iklim tropis. Secara teknis meteorologi, musim hujan dianggap mulai terjadi apabila curah hujan dalam tiga dasarian berturut-turut telah melebihi 100 mm per meter persegi per dasarian dan berlanjut terus. Apabila hal ini belum terpenuhi namun curah hujan telah tinggi kondisinya dianggap sebagai peralihan musim pancaroba. Daerah tropis musim hujan bergantian dengan musim kemarau musim kering dan sangat dipengaruhi oleh pergerakan semu Matahari tahunan. Pergerakan Matahari mengubah peta suhu udara dan permukaan tanah dan samudera. Pada gilirannya perbedaan suhu akan mengubah konsentrasi uap air di udara. Biasanya musim hujan terjadi pada bagian bumi yang tengah mengalami posisi zenith peredaran semu Matahari. Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan Proses Terjadinya Hujan Proses Terjadinya Hujan Proses terjadinya hujan adalah gejala alam yang membentuk siklus perputaran air di bumi. Secara sederhana, tahapan terjadinya hujan ini menggambarkan proses perpindahan air dari samudera, laut, sungai, danau dan sumber air lainnya ke atmosfer lalu kembali lagi menuju daratan. Indonesia sendiri memiliki 2 musim yakni musim kemarau dan musim hujan. Hal ini dikarenakan Indonesia terletak didekat garis khatulistiwa sehingga memiliki iklim tropis dan suhu yang tinggi sehingga menyebabkan terjadinya banyak proses penguapan sehingga memiliki curah hujan yang cukup tinggi. Berikut penjelasan proses terjadinya hujan Panas matahari menyebabkan air di sungai, danau, dan laut menguap ke udara. Selain bentuk air secara fisik, air yang menguap ke udara juga bisa berasal dari tubuh manusia, hewan, tumbuh-tumbuhan dan benda-benda lain yang mengandung air. Kemudian uap air naik terus ke atas hingga menyatu ke udara bersama uap-uap air lainnya. bisa juga Air menguap karena panas matahari. Matahari ialah sumber energi yang telah menerangi permukaan Bumi. Efek panas dari matahari juga menjadi awal mula terjadinya hujan tersebut. Panas matahari bisa menyebabkan air menguap ke udara, baik itu air laut, air sungai / air danau dan juga air dari kandungan makhluk hidup lainnya. Suhu udara yang tinggi akibat panas matahari akan membuat uap air tersebut mengalami proses kondensasi pemadatan dan menjadi embun. Embun berbentuk titik-titik air kecil sedangkan suhu yang semakin tinggi membuat jumlah titik-titik embun semakin banyak hingga kemudian berkumpul memadat dan membentuk awan. Menurut kajian Neilburger tahun 1995, pada tahapan ini, tetes-tetes air memiliki ukuran jari-jari sekitar 5-20 mm. Dalam ukuran ini tetesan air akan jatuh dengan kecepatan 0,01-5 cm/detik sedangkan kecepatan aliran udara ke atas jauh lebih tinggi sehingga tetes air tersebut tidak akan jatuh ke bumi. Supaya sebuah tetes air dapat jatuh ke bumi dibutuhkan ukuran sebesar 1 mm karena hanya dengan ukuran sebesar itulah tetes air dapat mengalahkan gerakan udara ke atas. Dengan bantuan angin, awan-awan tersebut bisa bergerak ke tempat lain. Pergerakan angin ini dapat membuat beberapa awan kecil menyatu dan membentuk awan yang lebih besar lalu bergerak ke langit atau ke tempat yang memiliki suhu lebih rendah. Semakin banyak butiran air terkumpul maka akan membuat warna awan semakin kelabu. atau Awan kecil menjadi besar karena hembusan angin. Adanya hembusan angin kemudian bisa membuat awan yang sudah terbentuk bergerak ke tempat lain. Kumpulan awan-awan kecil kemudian akan menyatu sehingga terbentuklah sebuah awan yang lebih besar. Setelahnya awan besar akan bergerak ke langit maupun daerah atas suhu yang lebih rendah dan warnanya menjadi semakin kelabu. Akibat dari jumlah titik air yang semakin berat akan membuat butiran-butiran tersebut jatuh ke bumi dalam bentuk hujan. Hujan pun turun, Setelah awan semakin kelabu, akhirnya titik-titik air tersebut akan menjadi semakin berat. Akibatnya titik-titik air tidak bisa terbendung lagi dan juga akan membuat butiran-butiran air akan jatuh ke permukaan Bumi. Dari sini lah proses terjadinya hujan akan berlangsung dan dimana air hujan akan membasahi daerah sekitarnya. Proses Terjadinya Hujan Secara Singkat Jika dijelaskan secara singkat di dalam bentuk poin-poin, maka dapat dilihat atas penjelasan proses terjadinya hujan secara singkat ialah berikut ini Panas matahari bisa membuat air laut atau danau akan menguap. Uap air terkumpul di udara ke dalam bentuk awan. Awan yang akan terbentuk menjadi semakin besar, lalu butiran-butiran air itu akan jatuh. Terjadilah hujan. Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan Hujan Asam Jenis – jenis Hujan Taukah anda apakah hujan itu ? mungkin kata hujan memang sudah tidak asing lagi bagi kita semua, hujan yang datang atas saat kurun waktu yang tertentu dan juga dinanti-nati oleh makhluk hidup untuk memberikan arti penting bagi kehidupan makhluk hidup. Hujan sendiri memiliki arti lain menurut para peneliti. Hujan memang sudah umum terjadi di seluruh dunia sehingga para peniliti akan memiliki arti yang lain-lain tentang hujan. Berikut ialah jenis-jenis hujan Hujan Orografis Peranan topografi terhadap terjadinya hujan amat besar. Angin yang banyak membawa uap air ketika melewati gunung atau pegunungan, mendaki lereng dan makin tinggi udara bergerak ke atas, maka udara tersebut semakin dingin sehingga uap air yang dibawanya mengalami pengembunan atau kondensasi dan berubah menjadi titik-titik air yang membentuk awan. Hujan ini terjadi karena adanya penghalang topografi, udara dipaksa naik kemudian mengembang dan mendingin terus mengembun dan selanjutnya dapat jatuh sebagai hujan. Bagian lereng yang menghadap angina hujannya akan lebih lebat dari pada bagian lereng yang ada dibelakangnya. Curah hujannya berbeda menurut ketinggian, biasanya curah hujan makin besar pada tempat-tempat yang lebih tinggi sampai suatu ketinggian tertentu. Hujan Frontal Hujan frontal ialah jenis hujan yang bisa terjadi karena adanya pertemuan antara massa udara yang dingin dan suhu yang rendah atas massa udara yang panas dan suhu yang saat bertemu, lalu suhu udara yang rendah dan atas massa udara yang lebih dingin dan lebih berat dari pada suhu tinggi dan massa udara yang panas, menyebabkan uap yang di bawa nya udara dingin akan jatuh atas lebat di atas permukaan bumi. Front merupakan permukaan yang membatasi dua massa udara yang berbeda temperaturnya satu sama lain. Hujan frontal terjadi berwal dari udara yang lebih hangat menjadi lebih ringan dan cenderung berada di atas udara yang lebih dingin. Udara dingin mengangkat udara yang lebih hangat. Udara yang lebih hangat terangkat kemudian mengembang dan mendingin. Dalam proses pendinginan akan terbentuk titik-titik air, yaitu awan. Hujan Konveksi Hujan konveksi zenith terjadi pada siang hari sehingga disebut hujan tengah hari. Pada siang hari ketika udara cerah, terjadi pemanasan yang tinggi terhadap permukaan bumi. Akibatnya, udara mengembang dan bersama-sama uap air naik secara vertikal ke atas dan proses ini berlangsung sangat cepat. Hujan ini merupakan hujan yang paling umum yang terjadi didaerah tropis. Panas yang menyebabkan udara naik ke atas kemudian mengembang dan secara dinamika menjadi dingin dan berkondensasi dan akan jatuh sebagai hujan. Proses ini khas buat terjadinya badai guntur yang terjadi di siang hari yang menghasilkan hujan lebat pada daerah yang sempit. Badai guntur lebih sering terjadi di lautan dari pada di daratan. Hujan Siklon Tropis Hujan siklonal akan terjadi karena adanya udara yang cukup panas, sehingga suhu lingkungan yang tinggi serta bersamaan atas angin yang berputar putar. Pada umumnya terjadi di daerah yang di lewati garis khayal khatulistiwa atau biasa disebut ekuator. Siklon tropis hanya dapat timbul didaerah tropis antara lintang 0°-10° lintang utara dan selatan dan tidak berkaitan dengan front, karena siklon ini berkaitan dengan sistem tekanan rendah. Siklon tropis dapat timbul dilautan yang panas, karena energi utamanya diambil dari panas laten yang terkandung dari uap air. Siklon tropis akan mengakibatkan cuaca yang buruk dan hujan yang lebat pada daerah yang dilaluinya. Hujan Zenithal Hujan zenithal terjadi karena adanya pertemuan arus konveksi yang membawa uap air di daerah khatulistiwa. Dengan adanya pertemuan dua arus konveksi menyebabkan tabrakan dan kedua massa udara naik ke atas. Hujan Buatan Perkembangan teknologi di bidang meteorologi, telah memberikan kemampuan kepada manusia untuk membuat hujan buatan. Hujan buatan dilakukan dengan cara menaburkan bahan kimia berupa Argentium lodida atau bahan pendingin seperti es kering ke dalam awan untuk mempercepat proses pembentukan awan. Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan Hujan Asam Pengertian, Proses, Manfaat, dan Dampaknya Berdasarkan Bentuk Hujan Berdasarkan bentuknya, jenis hujan terdiri dari hujan es, hujan saiju, hujan rintik-rintik, dan hujan asam. Hujan Es. Hujan es sering juga disebut sebagai hujan batu, yaitu hujan yang disertai dengan butir-butir es yang berjatuhan ke bumi. Hujan es terjadi karena arus udara yang banyak mengandung uap air bergerak secara vertikal mencapai lapisan udara yang sangat tinggi, sehingga suhu udara turun dibawah 0°C. Hujan Saiju. Saiju ialah knistal-kristal es yang halus, terbentuk dan uap air yang mengalami pendinginan sampai dibawah titik beku 0°C. Saiju ini kemudian jatuh ke permukaan bumi, tetapi tidak sempat mencair karena suhu di permukaan bumi sangat dingin, biasanya kurang dari 5°C. Hujan saiju sering terjadi di daerah kutub, di daerah beriklim sedang pada musim dingin dan di puncak-puncak gunung yang tinggi. Di Indonesia, hujan saiju terdapat di puncak Gunung Jayawijaya di Provinsi Papua, karena ketinggiannya telah melewati batas saiju di daerah tropis yaitu lebih dari 4500 meter di atas permukaan laut. Hujan Rintik-rintik. Hujan rintik-rintik terjadi karena butir butir air yang terdapat di awan sangat kecil, diameternya berukuran diantara 0,2-0,5 mm. Hujan rintik-rintik terjadi dari awan berlapis yang rendah dekat permukaan bumi. Hujan Asam. Di negara-negara industri, seperti Eropa dan Amerika Serikat sering terjadi pencemaran udara karena asap pabrik sehingga menimbulkan hujan asam. Hujan asam ialah hujan yang mengandung endapan asam yang sangat tinggi, sehingga menimbulkan kerusakan terhadap lingkungan asam dalam udara seperti oksida sulfur dan oksida nitrogen yang berasal dan asap industri atau pabrik, mengalami perubahan kimia di udara dan jatuh ke bumi sebagai hujan asam dalam air hujan, saiju atau kabut, bahkan kadang-kadang sebagai partikel-partikel kering yang membentuk asam. Hujan asam dapat menyebabkan kerusakan terhadap hutan dan kematian ikan di danau-danau. Ribuan hektare hutan telah rusak di negara-negara Eropa dan Amerika Utara sebagai akibat hujan asam ini. Kerusakan dimulai dengan daun-daun pada dahan dan ranting yang menguning, kemudian gugur mahkota atau pucuknya dan akhirnya mati atau tumbuh kerdil. Di Skandinavia dan Amerika bagian Utara, ikan-ikan mati didanau-danau sebagai akibat dari hujan asam. Mengingat luasnya dampak negatif yang terjadi, diperlukan kesadaran semua pihak, terutama negara-negara industri agar berusaha mengatasi masalah pencemaran udara karena dapat mengganggu keseimbangan lingkungan hidup. Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan Pengertian Angin,Faktor Terjadinya Angin dan Jenis-Jenis Angin Ciri – ciri Turun Hujan Ciri-ciri akan turun hujan sebagai berikut Dipagi hari sekitar jam 7 ke atas merasakan udara lembab atau terasa agak dingin di cuaca cerah berarti pada hari tersebut akan terjadi hujan. Kelembaban udara absolute Ah tinggi. Kelembaban udara relative Rh tinggi. Sinar matahari cukup banyak. Suhu udara panas. Cek embun di rumput saat matahari terbit. Jika rumput kering, ini menandakan ada awan atau angin yang kencang, yang mungkin berarti akan hujan. jika ada embun, kemungkinan tidak akan hujan pada hari itu. Tetapi, jika pada malam hari sebelumnya hujan, metode ini tidak bisa digunakan. Lihatlah awan, Awan yang bergerak dengan arah yang berlawanan, kemungkinan akan hujan. Berdasarkan bentuk awan Awan Cumolonimbus Awan cumolonimbus di awal-awal hari dan berkembang sepanjang hari, kemungkinan cuaca akan buruk. Ciri-ciri awan ini mempunyai bayangan gelap di sisi bawah awannya. Biasanya kita menyebutnya dengan awan mendung. Awan Mammatus Awan mammatus, berbentuk seperti kumpulan buah anggur yang ada di langit. Formasi awan ini dapat diprediksi akan ada tambahan petir pada saat hujan turun. Jadi jangan pergi ke tempat yang tinggi-tinggi jika di langit mulai tampak formasi awan mammatus. Awan Cirrus Awan cirrus, berbentuk seperti helaian kapas. Walaupun terlihat indah sebelumnya, formasi awan ini menyebabkan cuaca buruk dalam 36 jam berikutnya. Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan Pengertian Tanah Andosol Alat Pengukur Curah Hujan Presipitasi/ hujan adalah suatu endapan dalam bentuk padat/cair hasil dari proses kondensasi uap air di udara yang jatuh ke permukaan bumi Satuan ukur untuk presipitasi adalah Inch, millimetres volume/area, atau kg/m2 mass/area untuk presipitasi bentuk cair. 1 mm hujan artinya adalah ketinggian air hujan dalam radius 1 m2 adalah setinggi 1 mm, apabila air hujan tersebut tidak mengalir, meresap atau menguap. Pengukuran curah hujan harian sedapat mungkin dibaca/dilaporkan dalam skala ukur mm apabila memungkinkan menggunakan resolusi mm. Prinsip kerja alat pengukur curah hujan antara lain Pengukur curah hujan biasa observariaum curah hujan yang jatuh diukur tiap hari dalam kurun waktu 24 jam yang dilaksanakan setiap pukul GMT Pengukur curah hujan otomatis melakukan pengukuran curah hujan selama 24 jam dengan merekam jejak hujan menggunakan pias yang terpasang dalam jam alat otomatis tersebut dan dilakukan penggantian pias setiap harinya pada pukul GMT. Pengukuran curah hujan digital dimana curah hujan langsung terkirim kemonitor komputer berupa data sinyal yang telah diubah kedalam bentuk satuan curah hujan. Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan Penyebab Erosi Manfaat dan Fungsi Hujan Membuat rambut sehat membuat rambut bersinar Air hujan mengandung H2O2 Hidrogen Peroksida Air Hujan mengandung unsur Nitrogen Air hujan bisa Menghilangkan Bau Amis dan air hujan juga bisa Menghilangkan Toksin racun Pada Tubuh. Hujan merupakan sebuah anugerah dari Tuhan yang harus kita syukuri setiap turun nya hujan yang telah diberikan kepada umatnya. Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan 6 Jenis-Jenis Angin Di Dunia Dampak Terjadinya Hujan Dampak Positif Hujan Berikut ini akan dijelaskan dampak-dampak positif yang terjadi karena turunnya hujan Cuaca menjadi lebih sejuk. Karena pada musim hujan suhu biasanya lebih rendah dibandingkan musim kemarau sehingga cuaca akan terasa lebih sejuk. Menyuburkan tanah akibatnya turun hujan. Dengan hujan yang turun tanah dapat lebih subur dan tidak kering. Air berlimpah. Karena banyaknya air yang turun saat hujan dan daerah yang sering kekeringan tidak mengalami kekeringan Bagi daerah yang sering mengalami kekeringan maka dengan adanya musim hujan yang lebih panjang persediaan air menjadi lebih banyak dan masa tanam bagi kebun lebih panjang. Suplai air di daerah tangkapan air seperti waduk, embung dan danau akan lebih banyak sebagai persediaan untuk pertanian dan air minum di musim kemarau. Terisinya sumur, air sumur dapat digunakan untuk aktivitas sehari-hari. Dampak Negatif Hujan Berikut ini akan dijelaskan dampak-dampak negatif yang terjadi karena turunnya hujan Susah untuk melakukan aktifitas. Karena hujan yang terus menerus orang akan susah untuk melakukan aktifitas di luar rumah. Hujan yang sangat deras dapat mengakibatkan banjir di beberapa daerah rawan seperti kota-kota besar. Karena di kota-kota besar umumnya tidak banyak pepohonan, sehingga tidak ada yang menyerap air hujan. Banjir yang terus menerus dapat menimbulkan berbagai penyakit. Ketika banjir terjadi banyak rumah-rumah warga yang tergenang dan banyak sampah yang menumpuk hal ini dapat menimbulkan berbagai penyakit. Berpotensi menyebabkan tanah longsor. Hujan yang terus menurus yang sangat lebat dapat membuat tanah terkikis. Kecepatan angin tinggi berpotensi merusak Pada saat angin muson barat umumnya angin akan bertiup kencang dan akibatnya akan merusak daerah sekitar. Gelombang laut menjadi tinggi sehingga mengganggu mata pencaharian para nelayan dan transportasi laut. Jika gelombang laut makan nelayan akan susah untuk melaut karena perahu akan susah dikendalikan. Hujan deras yang terus menerus dapat mengakibatkan beberapa tanaman menjadi rusak. Hujan yang terus menerus juga tidak baik bagi tanaman, pada saat hujan deras tanaman banyak yang rusak seperti tumbang. Terjadinya genangan air yang menyebabkan jalanan becek. Air hujan yang mengalir dijalan akan membawa kotoran. Jika sudah surut kotoran tersebut akan tertinggal dan menyebabkan jalanan kotor.
dampak positif dan negatif banjir – Musim hujan sedang tinggi-tingginya, hal itu pun menjadi kewaspadaan kita akan risiko terjadinya banjir. Dimana ibu kota Jakarta telah menjadi langganan banjir hingga memiliki siklus banjir 5 tahunan. Daerah-daerah lain pun harus waspada akan bencana banjir ini. Meski terbilang bukan kali ini saja, namun tetap bencana banjir membuat kita kesulitan dan menjadi waspada terutama dalam hal keselamatan. Dimana air yang deras karena luapan bisa saja membawa hanyut harta benda atau bahkan diri kita. Banjir pun tidak bisa dikatakan sebagai bencana yang ringan. Dari banjir ini tentunya kita menerima dampak negatif, tapi ternyata ada pula dampak positifnya, lalu apa saja dampak positif dan negatif banjir? Mari kiita awali dengan dampak negatifnya terlebih dahulu! Disaat cuaca hujan ekstrem ini, dengan keadaan banjir selain dapat menghancurkan bangunan, menghanyutkan harta benda dan juga mengurangi pasokan air bersih, efek dari banjir yang lainnya adalah timbulnya penyakit. Seperti yang dikatakan di poin sebelumnya, jika kekurangan pasokan air bersih dikala banjir bisa menyebabkan masalah kesehatan. 1. Merusak Rumah dan Harta Benda – Dampak Positif dan Negatif Banjir Ketika musim hujan tiba dan curah hujan sedang tinggi-tingginya pasti kita semakin waspada. Terlebih untuk kita yang tinggal di daerah rawan banjir atau dilalui oleh jalur air seperti sungai, waduk dan tanggul air. Jika banjir sudah terjadi atau air mulai naik ke permukaan, maka kondisi yang kita takutkan pun bisa saja terjadi. Seperti dalam pengaruh positif dan negatif banjir yang mampu merusak rumah dan menghancurkan harta benda, misalnya saja kondisi yang kita liat di berita-berita televisi. Dimana banjir bisa mencapai 1,5 meter atau bahkan sudah sampai atapp rumah yang otomatis membuat rumah terendam, atau hancur terbawa air banjir yang deras. Harta benda kita pun tak tahu ada dimana karena telah terbawa hanyut atau terendam. 2. Memutus Hubungan Transportasi Hingga Terisolasi – Dampak Positif dan Negatif Banjir Jika kamu yang sudah terbiasa dengan banjir, terutama penduduk ibu kota yang sering mengalami banjir jika curah hujan sedang tinggi-tingginya. Pasti mengetahui sekali pengaruh positif dan negatif banjir ini, yaitu terputusnya akses transportasi dan juga daerah yang terisolasi. Di beberapa kota Indonesia yang mengalami banjir. Hal ini sering terjadi hingga menyulitkan para petugas untuk evakuasi atau bahkan orang-orang yang biasanya melalui jalur banjir sehari-harinya, harus mencari jalan lain karena daerah tersebut telah terisolasi oleh tingginya air, sehingga menyulitkan kita untuk sampai tujuan. Para warga yang terdampak banjir pun hanya bisa menunggu untuk bantuan datang dan membawa mereka ke tempat yang lebih aman. 3. Persediaan Air Bersih Menjadi Berkurang – Dampak Positif dan Negatif Banjir Dalam sebuah bencana ketersediaan makanan dan air bersih sangatlah minim. Para warga yang terdampak pun akan sangat kesulitan mendapatnya, terlebih ketika rumah tinggal mereka telah terisolasi oleh air bah dari banjir, dan ketika berada di pengungsian pun mereka harus berhemat dan berbagi dengan warga lainnya. Banyaknya air banjir pun akan menganggu saluran air bersih yang biasa didapatkan warga. Pengaruh positif dan negatif banjir inilah yang terkadang akan berlanjut dan berdampak lain pada kondisi kesehatan, dan menambah risiko timbulnya berbagai masalah kesehatan yang disebabkan kurangnya air yang bersih. 4. Aliran dan Genangan Banjir Bisa Sebabkan Penyakit – Dampak Positif dan Negatif Banjir Disaat cuaca hujan ekstrem ini, dengan keadaan banjir selain dapat menghancurkan bangunan, menghanyutkan harta benda dan juga mengurangi pasokan air bersih, efek dari banjir yang lainnya adalah timbulnya penyakit. Seperti yang dikatakan di poin sebelumnya, jika kekurangan pasokan air bersih dikala banjir bisa menyebabkan masalah kesehatan. Terlalu lama terkontaminasi air banjir pun bisa membuat kita berisiko mengalami sakit, misalnya saja diare, demam, gatal-gatal dan penyakit yang lebih parah lagi jika kondisinya semakin buruk. 5. Melatih Kreativitas – Dampak Positif dan Negatif Banjir Namun di sisi lain dari efek positif dan negatif banjir, kita bisa menemukan hal-hal unik yang biasanya kita lihat di media sosial warga Indonesia ketika banjir. Menjadi sebuah hiburan dikala tertimpa musibah, seperti melatih kreativitas kita. Dimana orang-orang Indonesia memang terkenal dengan kreativitas dan selalu saja ada tingkah atau ide disegala siatuasi, misalnya saja banjir yang membuat mereka kreatif. Mulai dari menciptakan transportasi banjir contohnya gerobak yang dijadikan sebagai perahu, atau pun memancing karena ikan-ikan terbawa banjir dan lain sebagainya. 6. Menjadi Ajang Sosialisasi – Akibat Positif dan Negatif Banjir Pada saat terjadi bencana termasuk banjir, pastilah ada orang-orang yang tergerak hatinya untuk membantu korban terdampak. Momen itu pun menjadi salah satu akibat positif dan negatif banjir. Dimana banyak organisasi atau perusahaan yang menyalurkan bantuan untuk warga terdampak banjir. Baik memberikan makanan, atau pun ikut membersihkan sisa-sisa banjir. Hal ini tentunya menjadi ajang sosialisasi yang baik untuk dilakukan, saling membahu memperbaiki kondisi setelah bencana baik itu banjir atau yang lainnya. 7. Membuka Lapangan Pekerjaan – Dampak Positif dan Negatif Banjir Dari situasi bencana kita bisa mendapat kesempatan lain bagi orang-orang yang jeli dan memiliki jiwa bisnis, disaat banjir maka kamu bisa mendapatkan kesempatan untuk membuka lapangan pekerjaan, kok bisa?? Karena kondisi dimana air merendam dan melumpuhkan transportasi, orang-orang butuh transportasi lain yang mampu membawanya untuk melewati banjir, seperti perahu karet. Kamu bisa membuka jasa untuk menyewakan perahu ataupun sekaligus mengantarkan mereka, peluang bisnis pun akan hadir dari dampak positif dan negatif banjir. Baca juga 7 Fakta Dari Sejarah Tembok China yang Kudu Diketahui7 Tips Merawat Sepeda Motor yang Kena Banjir7 Hewan Buas di Laut yang Jarang Diketahui30 Aneka Ragam Masakan Indonesia yang Super Lezat 2020 Itu tadi 7 dampak positif dan negatif banjir, baik itu baik atau buruk yang jelas sebuah bencana bukan sesuatu yang diinginkan, oleh karenanya kita pun harus tetap menjaga lingkungan dengan tidak menebang pohon sembarangan, membuat sampah dimana saja agar banjir tidak datang meski curah hujan sedang tinggi-tingginya!!
dampak positif dan negatif musim hujan